Connect with us

MANANDSHARK

Tahukah Kamu, Ternyata Ikan Mas Koki Bisa Hidup Berbulan-bulan Tanpa Oksigen

info

Tahukah Kamu, Ternyata Ikan Mas Koki Bisa Hidup Berbulan-bulan Tanpa Oksigen

Apakah kamu pernah memelihara ikan yang satu ini? Ikan mas koki memang sudah menjadi hewan peliharaan yang paling banyak digemari. Namun, tahukah kamu ada fakta yang mungkin belum kamu tahu tentang ikan ini. Penasaran? Langsung saja liat dibawah ini.

Ikan mas koki adalah ikan air tawar dari familia Cyprinidae dan ordo Cypriniformes. Ikan ini adalah salah satu ikan yang pertama kali berhasil didomestikasi, dipelihara, dan dibudidayakan manusia.

Kini ikan mas koki atau kadang disebut secara singkat sebagai ikan mas, adalah salah satu ikan hias akuarium yang paling populer. Varietas Carassius auratus auratus yang telah didomestikasi dan menampilkan mutasi tubuh bersirip ekor ganda dan berbentuk memampat bulat.

Sebagai salah satu anggota keluarga ikan mas (yang juga termasuk ikan koi dan karper krusia), ikan mas hias adalah versi domestikasi budidaya dari ikan spesies Carassius auratus yang aslinya tidak terlalu berwarna yang habitat aslinya di Asia timur.

Ikan ini pertama kali dipelihara di Tiongkok lebih dari seribu tahun yang lalu dan sejak itu beberapa ras berbeda telah dikembangkan. Ikan mas hias memiliki variasi yang luar biasa, seperti perbedaan ukuran, bentuk tubuh, susunan sirip, dan warna (berbagai kombinasi warna antara lain putih, kuning, jingga, merah, cokelat, dan hitam).

Kembali ke pertanyaan diatas. Fakta yang mungkin belum kamu tahu adalah bahwa ikan mas koki dapat hidup tanpa oksigen selama berbulan-bulan.

Peneliti dari Universotas Oslo, Catherine fagernes dan peneliti dari Universitas Bristol, Michael Berenbrink mengungkapkan bahwa ikan mas ternyata punya adaptasi yang luar biasa, mampu hidup di lingkungan tanpa oksigen dalam waktu lama sekaligus bisa menoleransi kadar alkohol tinggi dalam tubuh.

Penelitian tersebut mengungkapkan, saat musim dingin dan miskin oksigen, ikan mas mengubah karbohidrat menjadi oksigen dan alkohol.

Dalam laporan penelitian yang diterbitkan pada Scientific Reports (11/8), tim peneliti tersebut berpendapat bahwa ikan dari genus Carassius mengembangkan sistem metabolisme khusus yang memungkinkan otot rangka mereka mengubah asam laktat menjadi etanol dan membersihkan insang mereka.

Metabolisme itu dimungkinkan karena adanya enzim pada ikan mas yang kemampuannya sama dengan ragi yang dipakai pada produksi wine dan bir.

Para peneliti pun menghitung berapa lama seekor ikan mas mampu menghasilkan kandungan alkohol. Ditempatkan di sebuah gelas bir berisi air, seekor ikan mas menghasilkan empat persen abv (volume alkohol) sekitar 200 hari.

Itu adalah satu-satunya ikan yang diketahui vertebrata dengan kemampuan unik tersebut. “Adaptasi ini sangat langka pada dunia hewan,” kata Berenbrink seperti dikutip New Scientist pada Sabtu (12/8/2017).

Berenbrink merupakan anggota tim yang dipimpin oleh Catherine Fagernes dari Universitas Oslo, Norwegia. Mereka menyelidiki biologi ikan mas untuk mengetahui bagaimana keahlian termaksud dicapai.

Sistem produksi alkohol dalam ikan mas terdiri dari modifikasi satu set enzim. Kemudian enzim menyalurkan karbohidrat kaya energi dalam mitokondria, bagian penghasil energi sel. “Ini menunjukkan betapa pentingnya memahami mekanisme sederhana untuk bertahan dari anoksia,” kata William Martin di University of Dusseldorf, Jerman.

Dari studi ini diketahui bahwa, ikan mas mengembangkan adaptasi itu sejak 8 juta tahun lalu lewat proses yang disebut “whole genome duplication”.

Adaptasi itu membuat ikan mas memiliki satu set ekstra gen yang bisa dialihfungsikan sesuai kebutuhan tubuh dan lingkungan. Prosesnya dikenal dengan istilah whole genome duplication atau evolusi seluruh unsur dalam DNA.

Jadi sebuah organisme memindahkan satu set gen tambahan untuk sebuah fungsi baru. Antara lain kemampuan melihat warna dan swadaya enzim pencernaan. Fagernes mengatakan bahwa produksi etanol memungkinkan ikan mas menjadi satu-satunya spesies yang bertahan dan mengeksploitasi lingkungan yang keras (ekstra dingin).

Bagaimana pun, tiap adaptasi punya konsekuensi. Manusia akan merasa lelah bila kekurangan oksigen karena tubuh menghasilkan asam laktat. Dalam kasus ikan mas, alkohol yang dihasilkan dalam metabolisme tertumpuk dalam tubuh, mencapai 55 miligram per 100 mililiter.

Penumpukan alkohol dalam konsentrasi tinggi membuat ikan mas “mabuk”, bergerak lebih lambat daripada biasanya. Meski demikian, ikan itu masih cukup sadar akan ancaman predator dan bisa melarikan diri.

“Tidak heran jika sepupu Crucian carp itu bisa dibilang merupakan salah satu hewan peliharaan paling tangguh di bawah perawatan manusia,” pungkasnya.

Nah, itulah fakta tentang ikan mas koki yang jarang diketahui. Bayangkan berbulan-bulan tanpa oksigen, kita aja sebentar saja tanpa oksigen pasti mati. Haha… Semoga artikel diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan ya. Selamat membaca.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in info

To Top